Hujan Deras, Depok Macet Parah di Hari Pertama Masuk Sekolah

Hujan Deras, Depok Macet Parah di Hari Pertama Masuk Sekolah

Depok hujan deras

Kepadatan arus lalu lintas terjadi di Jalan Boulevard atau yang lebih dikenal sebagai kawasan Grand Depok City (GDC), Kota Depok, Jawa Barat. Hal ini terjadi bertepatan dengan hari pertama masuk sekolah di sejumlah fasilitas pendidikan pada Senin (12/1/2026) pagi.

Pantauan iNews Media Group hingga pukul 08.20 WIB, tampak kepadatan kendaraan roda dua dan roda empat di dua sisi jalan, baik yang hendak keluar dari kawasan GDC maupun yang masuk ke area tersebut. 
Kondisi ini diperparah dengan hujan yang turun cukup deras sejak pagi.

Adapun kawasan jalan ini merupakan penghubung dari arah Cilodong dan sekitarnya menuju Jalan Kartini. Jalan tersebut merupakan akses sentral penghubung ke Jalan Margonda Raya, yang menjadi jantung kota berjuluk Kota Belimbing itu.

Kondisi padat merayap kendaraan sebetulnya sudah terjadi di sekitar sebelum masuk kawasan GDC, tepatnya di Jalan Abdul Gani, Cilodong. Sejumlah kendaraan tampak diam di tempat. Kondisi ini disebabkan adanya genangan air yang hampir menyentuh betis orang dewasa di area tersebut.

Tampak pula beberapa kendaraan mogok akibat terpengaruh genangan air. Kondisi kemacetan yang disertai genangan air terjadi hingga pertengahan kawasan GDC.

Kantor Kemenhut Digeledah Kejagung, Diduga Terkait Perkara Tambang yang Dihentikan KPK

Kantor Kemenhut Digeledah Kejagung, Diduga Terkait Perkara Tambang yang Dihentikan KPK

Penyidik Kejagung Geledah kantor Kemenhut (foto: dok ist)

Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Kehutanan (Kemenhut), Jakarta Pusat.

Informasi yang diterima Okezone, Kamis (8/1/2026). Penggeledahan tersebut diduga terkait dengan perkara yang sebelumnya dihentikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni kasus dugaan korupsi izin tambang di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Penyidik Kejagung terlihat dikawal personel TNI saat melakukan operasi penindakan tersebut. Namun hingga kini, pihak Kejagung belum memberikan keterangan resmi terkait penggeledahan itu.

Dalam proses penggeledahan, penyidik bersama personel TNI tampak mengamankan satu kotak kontainer besar yang kemudian dimasukkan ke dalam mobil Kejagung.

Jalani Pengadilan AS, Maduro Ngaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela

Jalani Pengadilan AS, Maduro Ngaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela

Jalani Pengadilan AS, Maduro Ngaku Tidak Bersalah dan Masih Presiden Venezuela (Ist)

 Nicolas Maduro menjalani persidangan di New York, Amerika Serikat (AS), pada Senin (5/1/2026). Pada kesempatan itu, ia menegaskan tidak bersalah dan masih menjadi presiden Venezuela. 

1. Tidak Bersalah

Ini merupakan penampilan perdana Maduro di hadapan publik, setelah diculik dalam operasi militer AS. Maduro menyatakan tidak bersalah atas seluruh dakwaan mengenai narkotika.

“Saya tidak bersalah,” menurut laporan sidang pada Senin oleh kantor berita AFP.

“Saya di sini diculik sejak 3 Januari, Sabtu. Saya ditangkap di rumah saya di Caracas, Venezuela,” kata pria berusia 63 tahun itu.

Namun, hakim kemudian memotong pembicaraannya. 

“Akan ada waktu dan tempat untuk membahas semua ini,” jawab Hakim Alvin Hellerstein.

Di akhir sidang, melansir Al Jazeera, tampak Maduro terlibat adu mulut sengit dengan seorang pria di galeri publik yang berteriak bahwa ia akan membayar kejahatannya.

“Saya adalah tawanan perang,” jawab Maduro sebelum dibawa keluar dari pengadilan.

Hakim AS yang ditugaskan untuk kasus Maduro, Alvin Hellerstein, telah memerintahkan pemimpin Venezuela itu untuk hadir kembali di pengadilan untuk sidang pada 17 Maret.

Sementara itu, istri Maduro Cilia Flores, juga mengaku tidak bersalah atas dakwaan AS terhadapnya selama persidangan.

Terungkap! Pelaku Penganiayaan Maut di Depok Diduga Oknum TNI AL

Terungkap! Pelaku Penganiayaan Maut di Depok Diduga Oknum TNI AL

Kasus Penganiayaan (foto: freepik)

 Dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) diduga menjadi korban penganiayaan di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026) dini hari. Polisi menyebut pelaku penganiayaan tersebut diduga merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL).

“Pelaku penganiayaan diduga anggota TNI AL berpangkat Serda,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, kepada wartawan, Sabtu (3/1/2025).

Made Budi mengatakan, oknum TNI AL tersebut saat ini telah diamankan oleh Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL).

Sebelumnya, Made Budi menjelaskan bahwa dalam peristiwa tersebut satu korban meninggal dunia.

“Satu korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Korban meninggal dunia diketahui berinisial WAT, buruh harian lepas, warga Pondok Cina, Kecamatan Beji, Depok,” ungkapnya.

Tahun Baru, Dua Kelompok Warga Hendak Tawuran di Klender ‘Diacak-acak’ Polisi

Tahun Baru, Dua Kelompok Warga Hendak Tawuran di Klender 'Diacak-acak' Polisi

Ilustrasi tawuran

Aksi tawuran hampir pecah antara dua kelompok masyarakat di Flyover Klender, Jakarta Timur. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (1/1/2026) tepat setelah perayaan tahun baru.

Dalam video yang beredar, sekelompok remaja terlihat mulai mengarahkan petasan ke arah kelompok lainnya. Polisi langsung mengantisipasi dengan melakukan penguraian massa sebelum tawuran pecah.

“Mereka kan janjian, seperti menyalakan petasan, itu kan tanda kode, biasa seperti itu kan,” tutur Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, Kamis.

Alfian menjelaskan polisi menggunakan upaya preventif dalam menanggulangi tawuran tersebut. Tidak ada satu orang pun yang ditangkap atas kejadian itu.

“Kita karena lebih mementingkan membubarkan daripada kita melakukan pengamanan, artinya mengamankan orangnya ya. Kalau kita mengamankan orangnya kan masih banyak tempat yang harus kita atur. Jadi lebih baik kita mengedepankan preventif saja, pencegahan,” sambungnya.

Alfian memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Lokasi itu pun akhirnya dapat dikuasai polisi dan kembali tertib.

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabotan Rumah Rp3 Juta

Korban Bencana Sumatera Dapat Bantuan Perabotan Rumah Rp3 Juta

Mensos Saifullah Yusuf

 Kementerian Sosial (Kemensos) terus berkoordinasi dan tengah mempersiapkan dukungan pasca-ke daruratan atau pemulihan pascabencana bagi korban terdampak banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Hal tersebut dijelaskan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul, dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pasca Bencana.

Rapat ini dipimpin langsung Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad dan dihadiri kementerian/lembaga terkait serta pemerintah daerah terdampak.

Dalam laporannya, Gus Ipul menjelaskan mengenai pemulihan pascabencana. Setelah keluarga terdampak memasuki hunian sementara atau hunian tetap, maka akan memperoleh bantuan perabotan rumah.

“Kami setelah berkoordinasi dengan Pak Seskab dan juga Menteri Keuangan, akan memberikan bantuan Rp3 juta untuk membeli isian rumah, apakah itu alat-alat dapur atau alat-alat rumah tangga yang lain,” kata Gus Ipul, dikutip Rabu (31/12/2025).

Kas138

Menkomdigi Sebut Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Bencana Sumatera Capai 95%

Menkomdigi Sebut Pemulihan Jaringan Telekomunikasi di Wilayah Bencana Sumatera Capai 95%

Menkomdigi Meutya Hafid

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menyebut, pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah terdampak banjir di Sumatera telah hampir rampung. Hingga saat ini, progres pemulihan jaringan dilaporkan telah melampaui 95%.

Progres pemulihan jaringan di wilayah terdampak telah melampaui 95 persen,” ujar Meutya, Senin (29/12/2025).

Meski demikian, Meutya mengungkapkan, masih terdapat sejumlah daerah yang pemulihan jaringannya bergantung pada pasokan listrik, di antaranya Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues.

“Di beberapa titik seperti Bener Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, jaringan masih bergantung pada pasokan listrik dan berada pada kisaran 60 hingga 80 persen,” jelasnya.

Menurut Meutya, ketersediaan listrik menjadi faktor utama dalam percepatan pemulihan jaringan di wilayah tersebut. Pihaknya terus melakukan pemantauan untuk memastikan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Pemulihan jaringan tergantung ketersediaan pasokan listrik. Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat pemulihannya,” tambahnya.

Gempa M5,8 Guncang Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M5,8 Guncang Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa M5,8 Guncang Bengkulu, Tidak Berpotensi Tsunami (Freepik)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadi gempa dengan magnitudo 5,8 terjadi di Barat Daya Enggano, Bengkulu, Sabtu (27/12/2025) pagi ini. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

1. Gempa M5,8

BMKG menjelaskan gempa itu terjadi pukul 08.10 WIB. Lokasi gempa berada di titik koordinat 5.58 Lintang Selatan dan 102.22 Bujur Timur.

“#Gempa Mag:5.8, 27-Des-25 08:10:13 WIB, Lok:5.58 LS,102.22 BT (26 km BaratDaya ENGGANO-BENGKULU), Kedlmn:18 Km,” demikian keterangan yang disampaikan BMKG.

Titik gempa berada di 26 kilometer Barat Daya Enggano, Bengkulu dengan kedalaman 18 kilometer. 

“Tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

BMKG menyatakan, belum ada laporan kerusakan atau korban dampak dari gempa tersebut. 

“Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” katanya.

Isi Email Peneror Bom Sekolah di Depok: Laporan Kasus Pemerkosaan Gue Enggak Ditanggapin!

Isi Email Peneror Bom Sekolah di Depok: Laporan Kasus Pemerkosaan Gue Enggak Ditanggapin!

Email yang dikirim pelaku peneror bom/ist

Polisi mengungkap pelaku peneror bom 10 sekolah di Kota Depok, Jawa Barat perempuan berinisal K. Ancaman bom itu dikirim pelaku melalui email.

“Via email. (Terduga pelaku) si cewe ini ngirim email ke 10 sekolah di Depok,” kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi dikutip Rabu (24/12/2025).

Made menyebutkan, Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana sudah melakukan penyisiran ke lokasi, tapi nihil adanya bom.

“Tim Jibom Gegana sudah melakukan penyisiran di lokasi. Namun tidak terbukti ada bom,” tutup Made Budi.

Isi ancaman adalah kekesalan pengirim atau peneror atas kualitas dan pelayanan sekolah dan kepolisian di Kota Depok.

Ini Penampakan Evakuasi Korban Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak Semarang

Ini Penampakan Evakuasi Korban Kecelakaan Bus di Exit Tol Krapyak Semarang

Petugas evakuasi korban kecelakaan di Tol Krapyak Semarang

 Penampakan proses evakuasi kecelakaan bus penumpang di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah, menyisakan pemandangan pilu. Badan bus ringsek parah, sementara petugas berjibaku mengevakuasi korban yang terjepit di dalam kabin usai kecelakaan maut yang terjadi pada Senin (22/12/2025) dini hari.

Bus penumpang PO Cahaya Trans rute Jakarta–Yogyakarta itu menabrak pembatas jalan dan terguling di area simpang susun. Bus bernomor polisi B 7201 IV tersebut mengangkut 34 penumpang. Benturan keras membuat bagian atas kabin ringsek, kaca pecah, dan kursi penumpang berserakan.

Di lokasi kejadian, petugas gabungan dari Basarnas Semarang, kepolisian, pemadam kebakaran, dan tenaga medis terlihat menggunakan peralatan khusus untuk memotong badan bus. Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena sejumlah penumpang terjepit di antara rangka kendaraan.

Evakuasi berlangsung lebih dari tiga jam. Petugas harus membuka bagian atap dan sisi bus untuk mengeluarkan korban satu per satu. Beberapa korban dievakuasi menggunakan tandu, sementara korban luka segera dilarikan ke ambulans yang siaga di sekitar lokasi.

Ladangtoto